Senin, November 24, 2008

Financial Alert.. !!

Reaksi: 
wadoohh..

finance alert nih!
gilak.. beberapa bulan terakhir ini kayanya sadis bgt,.. pengeluaran finansialku itu ancur-ancuran.. jangankan nabung.. saldo ku minus (ditambah utang kredit)..
huff,.. aku coba check lagi semua transaksi bulanan.. ga ada yang buat junk transaction kok.. beberapa pengeluaran emang jumlahnya besar.. tapi itu semua kan emang karena harus.. mulai dari uang kuliah.. perlengkapan kosan (baru pindahan kemaren), uang kos yang naek hampir 40% dari sebelumnya.. dan kebutuhan hidup lainnya..

hikss.. butuh financial review nih.. dah ga bisa atur cashflow dengan kepala jernih lagi..
(panic...)

somebody help me.. klu kaya gini terus bisa gaswat nih..

Kamis, November 13, 2008

Jalinan Kasih..

Reaksi: 
Chu, kau bertugas nyanyi lagu "jalinan kasih" nya Mike Idol..
ow.. ok Gie.. itu sekilas yang terjadi waktu kita lagi milih-milih siapa yang nyanyi apa
untuk acara puncak pengumpulan dana IA DEL Gives Back yang bakalan diadain pada tanggal 20 Desember nanti di Vicky Sianipar Music Center.

Kebetulan aku emang suka sekali dengan suara Mike, pelantun lagu "Semua karena cinta" tersebut.. apalagi semenjak dia mewakili Indonesia dalam kontes Asian Idol.. walau tidak bisa memenangkan kontes tersebut tapi seluruh warga Asia pasti sepakat bahwa dia adalah salah seorang penyanyi terbaik yang dimilik Asia saat ini..

Tapi, rada kedar juga.. karena harus menyanyikan lagu yang di populerkan orang sebesar dia (hehe.. bukan fisiknya loh,.. tapi namanya), di acara sebesar Gives Back nanti,.. dilihat dari daftar undangannya yang bakalan mencapai 400 orang membuat aku, mau ga mau harus berikan performance yang terbaik nanti..
lagu ini.. sebenarnya cukup sering ku dengar di televisi saat iklan "jalinan kasih" - sebuah acara fenomenal RCTI yang mengumpulkan dana dari donatur untuk disumbangkan ke penderita-penderita sakit yang kurang mampu. Jujur aku belum pernah dengar lagunya full..

aku keliling-keliling di net.. buat nyari mp3 nya.. tapi ndak nemu yang versi rekaman studio.. adanya versi live.. lagunya bagus sekali.. punya makna yang mendalam.. apalagi di dendangkan oleh suara lembutnya bang Mike.. trus cari teks nya..
ini dia teksnya..

Kemilau purnama tak mampu menerpa
Derita di wajah kecil tak berdaya

Tersirat harap, di batas waktu

Terasa berat beban tuk berlalu


Dengarkan sejenak tangisan mereka

Menanti mata hati kita tuk terbuka

Renungkan makna, dekatkan rasa

Bukankah kita di bumi yang sama


Hanya cinta yang bisa

Menepis sgala duka

Merentangkan masa tuk mereka

Menggapai bahagia..


Hanya cintaMu yang bisa

Memberikan cahaya

Menggetarkan suara hati kita

Menjalin kasih untuk mereka

Sirnakan nestapa
buah hati manusia

Diantara berjuta luka dunia


di tengah krisis yang berkepanjangan, orang membangun tembok setinggi-tingginya dan setebal-tebalnya di sekelilingnya.. dinding-dinding itu menghalangi pandangan, menutup pendengaran mereka pada sekeliling mereka,.. padahal banyak sekali yang membutuhkan bantuan kita.. manusia, hewan, tumbuhan.. dan bumi kita..

disaat seseorang manusia terkungkung oleh temboknya masing-masing.. cuma hatinya yang bisa berkomunikasi dengan sekitarnya.. mata, telinga mereka mungkin sudah tidak bisa melihat dan mendengar, tapi hati mereka masih bisa merasakan..

buat beberapa orang yang tetap membiarkan hati mereka terasah, akan melakukan sesuatu.. tapi buat beberapa orang.. menutup pintu hatinya pun dilakukan untuk benar-benar memutuskan hubungan dengan lingkungannya..

hm.. setidaknya itulah yang kurasakan dari lagu ini...

dan pada hari aku menyanyikan lagu itu.. aku akan berusaha menggapai hati-hati yang sudah tertutup.. untuk kemudian bisa terbuka kembali...

... semoga ...


hm.. kami tetap rindu menyambut hati-hati yang terbuka itu untuk sekedar berbagi dan bergabung dengan kami dalam program IA DEL GIves Back.. yang kami lakukan belum sebesar program "jalinan kasih" RCTI, atau mungkin sekelas program-program sejenis.. tapi kami yakin.. bahwa sekelompok orang yang komit untuk tetap membuka hatinya untuk sesama kan menularkan kebaikan-kebaikan untuk orang lain.. semuanya untuk kehidupan yang lebih baik.. untuk Kemuliah Tuhan..

visit : http://nataldel2008.wordpress.com

Jumat, November 07, 2008

masa kecilku..

Reaksi: 
waku aku kecil..

biasanya kochu kecil akan disuruh untuk segera tidur siang bebeapa saat setelah makan siang. tapi aku tidak pernah mau melakukannya.. aku pergi ke kamar. menutup mataku beberapa menit sambil menajamkan pendengaranku.. saat keadaan ruang tengah sudah senyap.. itu artinya mom, kk, dan bou sedang istirahat juga atau mungkin sedang berada di serambi luar belakang rumah.. klu bule bilang backyard.. ntah kenapa itu jadi tempat favorit mereka.. serambi belakang rumahku memang cukup teduh.. ada pohon cemara yang cukup tinggi dulu disana.. di tiup angin sepoi, bermanja-manja di atas rumput jepang dibawah pohon cemara itu.. memang cukup mengasikkan.. tunggu.. bukan itu yang hendak kuceritakan..

aku mau cerita sebagian kisah masa kecilku..

sunyi... tidak ada aktifitas kudengar di ruang tengah..

perlahan sekali aku ngesot dari tempat tidur kayu ku.. aku tak mau tergesa-gesa.. karena tempat tidurku itu akan mengeluarkan suara kernyitan aneh yang akan terdengar ke seluruh penjuru rumah kalau aku bergerak terlalu semangat diatasnya..

aku berhasil melalui rintangan pertama..

lalu perlahan sekali kubuka tangkai pintu kamarku yang dari awal memang sengaja tak kututup rapat.. aku tak serta merta keluar.. melalui gorden pintu.. aku memastikan lagi bahwa penglihatanku = pendengaranku.. tidak ada orang di ruang tengah..

sewaktu kupastikan bahwa tak ada seorangpun disana.. aku berjalan berjingkat menuju pintu keluar rumah.. senyum sumringah sudah mengembang di wajah imut ku.. aku ngebayangkan kalau kawan-kawan kecil ku.. Leo, accak, ucok, gomez, dll sudah menanti di jalan Pahae sudah menanti untuk kami melakukan permainan-permainan yang emang lagi musim jaman dulu..

apa ja?? hufff.. jangan kau tanyakan deh.. semua permainan yang lagi trend kami maenin.. ini dia daftarnya...
  • patok lele (1 batang kayu kecil + 1 batang kayu panjang untuk pengunggkit dan pemukul), banteng gila (penjaga di bacain mantra biar sampe gila, terus ngejar-ngejar temannya sambil menyerudukkan kepalanya),
  • kuda lompat (ada yang nungging, ada yang lompat ala atlet senam palang sejajar.. hh..), aleb cendong (ada yang ga tau permainan apa ini??),
  • aleb jongkok (penjaga mengejar-ngejar orang yang berdiri.. dan orang boleh jongkok dengan memanggil nama temannya yang jongkok),
  • bongek! (melemparkan sekencang mungkin bola kasti yang berlumur lumpur ke lawan..:p),
  • pecah piring (masih dengan bola kasti melempar bebatuan yang disusun sedemikian rupa),
  • nama-nama (yang dimainkan dengan melompati kedua tangan penjaga yang di rangkaikan sambil menyebutkan nama-nama apa yang diminta pelompat pertama),
  • donal bebek (mundur xx langkah),
  • bungkus rokok (aku pernah keliling siantar.. mengobrak-abrik tempat sampah orang untuk mencari sebuah kotak/bungkus rokok.. DUNHILL adalah yang paling mahal! harganya 1 juta!),
  • maen ketapel karet gelang (di kasih pelastik bungkus es lilin dan pelurunya adalah buah-buahan kecil aneh yang berwarana kuning), sampe maen-maen yang agak elit (karena membutuhkan uang untuk mendapatkannya).. maen gambaran, kuaci, guli
dan masih banyak lagi permainan yang kalau kujabarkan butuh satu buku setebal buku Musashi (berkisar 1700-an halaman).

kami bermain, berlari, berkeringat.. saat itu kunamakan dengan "Moment of happiness",.. sebuah momen yang tak pernah lagi kurasakan saat ini.. saat itu dunia adalah milik kami.. sekelompok anak kecil yang tak tau kejamnya dunia di masa depan yang menanti kami.. dunia kami adalah dunia senang-senang.. yang ada dalam benak kami hanya bermain dan bermain.. dan kurasa tak ada orang lain yang sesenang aku saat itu..

sore hari datang.. yang paling kunanti-nanti akhirnya datang juga.. dragonfly hunting!! iya.. saat menjelang malam.. akan ada banyak sekali capung berwarna-warni beterbangan keluar dari sarangnya.. manari-nari .. banyak yang hinggap di daun-daun.. bunga, dan pepohonan.. aku dan beberapa teman berlomba-lomba menggumpulkan capung .. kami berlomba memburu capung yang paling aneh.. kami memburunya dengan tongkat ajaib kami.. sebuah tongkat yang diujungnya di ikatkan sebuah plasik bening kiloan (yg biasa di pakai untuk bungkus gula pasir kiloan).. anehnya capung-capung itu seolah tak pernah habis.. walaupun tiap hari kami memburunya.. :D pemburuan itu mengingatkan ku betapa lepas dan bahagianya masa kecilku dulu.. aku suka capung yang berwana merah.. itu sebabnya aku mendapat julukan si "Camer".. capung merah..

setelah matahari sudah mulai malu menampakkan dirinya kepada kami anak-anak berbahagia.. artinya malam akan datang.. dan kami harus segera pulang.. tumpukan lumpur di wajah, tangan dan kaki.. tak kami hiraukan.. walau sudah pasti dimarahi setelah sampai di rumah.. tapi petualangan seharian itu memaksa senyum tetap mengembang di wajah kami..

aku merindukannya.. masa kecil itu..

Selasa, November 04, 2008

Judul

Reaksi: 
bukan karena mau ikut-ikutan atau bukan juga karena terinspirasi sama orang lain, aku putuskan untuk mulai membuat beberapa judul untuk bulan-bulan yang kulalui..
kenapa? alasannya sih se-simple biar tiap bulan aku termotivasi untuk tetap mengirimkan sesuatu ke markasku ini.. :D
mmm.. judul dari bulan akan kuberikan tiap awal bulan.. tapi bukan untuk bulan yang sedang berjalan.. melainkan untuk bulan sebelumnya..
aku coba evaluasi lagi apa yang terjadi, apa yang kualami selama sebulan.. lalu menyimpulkannya kedalam sebuah judul. ntah apakah kemudian judulnya sesuai apa nggak.. ya terserahku lah! ndak ada yang bisa protes sama apa yang aku mau tulis... pokoknya semuanya tergantung suasana hati aja..

hm.. mari kita mulai dengan judul bulan Oktober..
kalau melihat kebelakang.. apa yang kualami bulan oktober??
kejutan.. ada banyak sekali kejutan-kejutan.. mulai dari awal oktober kemaren sesorang berusaha meyakinkan aku bahwa dia adalah orang yang pantas untuk menjadi pendampingku, lalu keberhasilan kunjungan (dan mendapatkan sambutan yang sangat meriah) gereja HKBP Tanjung Periok, estimasi biaya Gives Back yang tiba-tiba meroket, lalu shocking news (diusir dari kosan), lalu pencarian kos-kosan yang sangat amat melelahkan, sampai terpilihnya istana baru di daerah cempaka untuk menjadi tempat tinggal baruku.

untuk semua kejadian yang mengejutkan itu.. maka tak salah lah kalau kuberikan judul untuk bulan oktober kemaren "Shocking October".

dari kejadian-kejadian yang sangat mengacaukan hati dan pikiran dibulan lalu... setidaknya masih ada yang membuat ku merasa bahagia.. Aku semakin dekat dengan ibu psykolog.. :) hehe.. terima kasih ibu.. aku semakin mengenalnya dan dia pun semakin mengenalku.. banyak sekali penghiburan-penghiburan yang diberikannya saat aku memang benar-benar membutuhkan teman untuk konsultasi.. :) senang bisa mengenalmu.

Minggu, November 02, 2008

Gives Back..

Reaksi: 

Melalui posting ini, kami hendak mempublikasikan perihal kegiatan IA Del, yaitu "IA Del Gives Back". Mungkin banyak yang belum mendengar apa itu IA Del? IA Del adalah organisasi yang dibentuk oleh lulusan Politeknik Informatika Del (PI Del) sebagai wadah yang menaungi kegiatan-kegiatan Alumni PI Del. Adapun PI Del adalah sebuah institusi pendidikan tinggi yang berada di daerah Tobasa dan sudah berdiri sejak September 2001. PI Del bernaung dibawah Yayasan Del yang didirikan oleh Jend. TNI (Purn.) Luhut B. Pandjaitan, MPA. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai PI Del (http://www.pidel.org).

Sejak berdirinya sampai sekarang, PI Del telah meluluskan lima angkatan yang kesemuanya sudah bekerja baik di perusahaan swasta maupun instansi kepemerintahan yang tersebar di Aceh, Medan, Batam dan Jakarta. Sebagai pemuda/i yang lahir, tumbuh, dan dibesarkan di daerah Tobasa, Alumni PI Del tetap merasakan suatu keterikatan dengan kampung halaman, walaupun sebagian besar sudah menetap di luar Sumatera Utara. Atas dasar keterikatan inilah, Alumni PI Del merasakan kerinduan yang besar untuk memberi kembali kepada Tobasa sebagai rasa ucapan syukur.

Momen Natal 2008 ini merupakan momen yang dirasa tepat bagi Alumni PI Del untuk memberi dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Tobasa khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan. Untuk itu, IA Del menggaungkan program "IA Del Gives Back". Ada dua sub program, yaitu "Save the Tobasa Education" dan "Save the Tobasa Environment".

Save the Tobasa Education

Menurut data yang dikeluarkan oleh Depdiknas, pada tahun ajaran 2006/2007, terdapat 1.039.067 anak usia sekolah di Indonesia harus meninggalkan bangku sekolah. Dan IA Del merasa tergerak dan bertanggung jawab untuk berpartisipasi dalam kemajuan pendidikan di Tobasa. Dipilihnya bidang pendidikan, adalah karena PI Del sendiri merupakan institusi pendidikan tinggi di Tobasa, dan merasa perlu memperhatikan institusi pendidikan lain di Tobasa. Selain itu, Alumni PI Del menyadari bahwa pendidikan adalah faktor penting dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tujuan utama sub program ini adalah menggalang dana untuk membangun infrastruktur, sarana dan prasarana institusi pendidikan di Tobasa. Institusi pendidikan yang lebih diutamakan adalah sekolah dasar yang ada di daerah perkampungan Tobasa yang sudah lama tidak direnovasi.

Save the Tobasa Environment

Adalah fakta yang menyedihkan, mengetahui bahwa Danau Toba sebagai ikon dari Propinsi Sumatera Utara, mengalami penurunan tinggi permukaan yang sangat drastis. Hal ini menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi para Alumni PI Del. Pengalaman tiga tahun menempuh pendidikan di PI Del, yang berlokasi tepat di tepi Danau Toba menimbulkan keterikatan khusus bagi para Alumni PI Del. Dari deretan ruang kampus PI Del, dapat dilihat hamparan biru air Danau Toba yang terlihat seperti kaca di siang hari yang terang. Alangkah sayangnya jika kecantikan yang menjadi ciri khas Sumatera Utara itu hilang. Oleh karena itu, sebagai pemuda/i Tobasa, Alumni PI Del merasa berkewajiban untuk menjaga keindahan si gadis cantik, Danau Toba.

Sebagai langkah awal, Alumni PI Del bekerja sama dengan Program Toba Green yang digerakkan oleh Vicky Sianipar dengan komunitas Toba Dream (www.tobadream.org).

Akhir kata, Alumni PI Del menyadari bahwa kami tidak dapat melakukan hal ini sendirian. Untuk itu, kami mengajak agar kita bersama-sama sedikit berbagi untuk kemajuan pendidikan dan kelestarian lingkungan di Tobasa. Tidak perlu membatasi dinding pembatas daerah, suku, agama, dan ras. Bagaimanapun, kita semua adalah Bangsa Indonesia yang dilahirkan di Indonesia, berpijak pada bumi Indonesia, dan menghirup udara Indonesia. Kini saatnya bagi kita untuk bergerak, melakukan sesuatu yang berarti meskipun kecil, namun jika kita bersama-sama melakukannya, tindakan kecil itu akan bertransformasi menjadi gerakan besar yang pada akhirnya dapat mentransformasi bangsa ini.

Laporan perkembangan kegiatan ini akan secara rutin dipublikasikan melalui blog (http://nataldel2008.wordpress.......com/). Blog ini juga nantinya akan menjadi sarana komunikasi dan pemberitahuan berita terbaru mengenai program "IA Del Gives Back".

IA Del menerima saran dan kritik yang membangun dan dapat disampaikan melalui blog, email, dll.